LIMITASI BANDWIDTH PALING MUDAH – SIMPLE QUEUE – QOS [ENG SUB]

Hai kawan Sampai jumpa lagi di Tutorial Mikrotik dan di video ini kita akan membahas cara menggunakan Simple Queue di video QoS-Introductions sebelumnya sudah dijelaskan secara singkat bagaimana menggunakan Simple Queue Namun ada beberapa item yang masih perlu dipahami saat kita menggunakan Simple Queue Jangan lupa untuk berlangganan jika Anda belum berlangganan saluran ini dan juga klik bel agar teman-teman mendapat notifikasi saat kita mengupload video terbaru dalam video ini kita akan membahas bagaimana menggunakan Simple Queue video ini adalah seri video seri QoS bukan video terakhir karena masih ada beberapa topik lagi kami akan membuat videonya begitu lihat video serial tentang QoS salah satu jenis antrian yang sallowing sering digunakan oleh teman terutama bagi yang baru belajar menggunakan Mikrotik adalah Antrian Sederhana karena jika kita menggunakan Simple Queue kita tidak perlu tahu lebih banyak Firewall, Packet, dan lainnya kami hanya menggunakan alamat IP untuk membatasi Bandwidth jika kita melihat aplikasi winbox kita lihat di invoice antrian sederhana yang terletak di menu Queue cara termudah adalah dengan menggunakan alamat IP untuk membuat batasan di mana kita meletakkan alamat IP? kami menempatkan IP yang akan dibatasi pada kolom target misalnya kita akan membuat batasan untuk laptop ini kami menentukan IP target apa maka kita harus menentukan max-limit max-limit adalah batas maksimal Bandwidth yang bisa digunakan tentunya diluar kalkulasi Burst kita harus menentukan max-limit apa misalnya, kami ingin menentukan batas maksimal 5Mbps untuk mengunggah dan mengunduh lalu kita klik OK maka kami sudah memiliki antrian sederhana yang akan membatasi lalu lintas pengunggahan dan pengunduhan hingga 5 Mbps di sini ada lalu lintas 2 Mbps karena trafik 2Mbps masih dibawah max-limit maka masih bisa lewat misalnya kami ingin menurunkan lebih rendah lagi max-upload limit dan unduh menjadi 1Mbps nanti akan ada perubahan trafik yang akan turun menjadi 1Mbps karena perubahan max-limit upload dan download yang kita ubah menjadi 1Mbps Router akan menghitung lalu lintas rata-rata jangan panik jika lalu lintas berubah menjadi sangat rendah di bawah batas maks karena ini merupakan prosedur router dalam menghitung rata-rata penggunaan Bandwidth sampai nanti akan berubah menjadi max 1Mbps secara merata nah disini sudah mulai nampak mendekati batas max 1Mbps ikon antrian telah berubah menjadi merah yang artinya antrian sudah penuh Metode antrian sederhana ini adalah cara termudah untuk membatasi bandwidth sebelumnya dijelaskan ke video Pengenalan QoS dalam video ini kita akan melihat lebih dalam apa yang bisa dilakukan Simple Queue hal pertama adalah target tidak hanya diisi dengan alamat IP bisa juga diisi dengan subnet yang dapat digunakan untuk melimit sekelompok alamat IP pada target dapat diisi dengan subnet misalkan kita isi 192.168.30.0/ 24 kami melamar maka aturan ini akan melindungi semua klien yang menggunakan IP ini dengan total bandwidth 1Mbps jadi aturan ini akan mencakup total satu subnet tidak setiap klien lalu kita juga bisa memantau antarmukanya Misalnya kita akan melihat boundary yang mengarah ke laptop ini ternyata laptop ini terhubung ke ether 2 di router dan kita dapat membuat target lebih spesifik untuk antarmuka eter 2 kami akan mencoba menargetkan ke eter 2 maka rule yang kita buat akan sama dengan ether interface 2 karena laptop ini terhubung melalui ether 2 di router jika ada laptop lain yang terhubung ke eter 2 misalnya di ether 2 kami memberikan sebuah saklar untuk menghubungkan ke banyak perangkat maka batasan tersebut berlaku secara total akan dibayar pada 1Mbps jadi kami membuat batasan berdasarkan port bisa digunakan untuk melumasi satu ruangan Misalnya, satu ruangan memiliki beberapa jenis perangkat dapat dihubungkan ke button, router dan lain-lain sehingga IP addressnya menjadi banyak untuk memaksimalkannya kita tidak perlu mengetahui lebih detail IP apa saja yang digunakan karena kami akan melumasi semua perangkat yang terhubung ke antarmuka eter 2 kami akan mengganti target untuk batasan menjadi lebih spesifik ke eter 2 karena target tidak harus diisi dengan alamat IP juga dapat diisi dengan antarmuka tertentu atau sesuatu yang dwell di kantor kami semua perangkat komputer terhubung menggunakan kabel ethernet dan kami juga membuka koneksi menggunakan antarmuka nirkabel dan koneksi melalui nirkabel kami tidak dapat mengatur siapa yang terhubung kami juga dapat mengawasi semua perangkat yang terhubung melalui antarmuka nirkabel misalnya kami akan menerima total 5Mbps kami akan mengubah target menjadi antarmuka nirkabel sehingga kita dapat menggunakan alamat IP, subnet, atau menggunakan antarmuka kami juga dapat menyalin beberapa alamat IP tanpa menggunakan subnet misalnya, kita akan melihat 192.168.30.253 dan ini adalah alamat IP dari laptop yang saya gunakan lalu kami ingin membungkus laptop lie dengan aturan yang sama kita dapat menambahkan alamat IP lain dengan menekan tombol panah bawah sehingga kami dapat menambahkan alamat IP tambahan kita dapat menambahkan alamat IP di sini dan kita juga bisa membuat aturan gabungan seperti yang kita lakukan sebelumnya dapat menggunakan subnet dan antarmuka juga Misalnya, kami akan menerima satu alamat IP dan kami juga menambahkan batasan ke subnet lalu kita tambahkan lagi batasan pada interface sebagai contoh, di sini kita akan menerima antarmuka ether 8 begitu dalam satu aturan kita dapat melindungi banyak IP IP tunggal, subnet dan antarmuka dan kombinasi dari beberapa target tadi jangan berasumsi bahwa kami hanya dapat mencakup satu IP dalam satu aturan kita bisa melindungi banyak IP dalam satu aturan untuk teman-teman yang punya bisnis ISP atau RT/ RW NET mungkin memiliki pelanggan yang berlangganan dengan 2 poin Misalnya di rumah dan toko dengan berlangganan hanya satu akun sehingga pelanggan membeli akun dengan Bandwidth 10 Mbps dengan sistem berbagi total bandwidth 10 Mbps kita bisa memasukkan dua IP yang ada di dua lokasi ini menjadi satu aturan selanjutnya kita bisa melakukan limitasi dengan total bandwidth 10 Mbps Jadi kita tidak perlu membuat peraturan yang terlalu rumit yang membutuhkan pembuatan orang tua dan yang lainnya kami hanya menggabungkannya seperti ini yang bisa dilipat total sesuai dengan max-limit jumlah total bandwidth yang digunakan dan bukan per titik klien/ alamat IP seperti yang dijelaskan sebelumnya penggunaan constant target kemudian salah satu perbedaan antrian sederhana dengan pohon antrian adalah? dalam antrian sederhana ada constant waktu yang bisa kita lihat di tab Umum di bagian bawah ada constant waktu dimana kita dapat mengkonfigurasi antrian berdasarkan waktu yang dapat kita tentukan misalnya pada pagi hari menggunakan bandwidth 5Mbps malam hari menggunakan bandwidth 10 Mbps dan constant waktu juga dapat menentukan hari begitu misalnya kita bisa menentukan lalu lintas pada hari senin-jumat pada hari Sabtu dan Minggu berbeda kita harus menetapkan batas hari dan jam-pack secara rinci di constant Waktu dan juga harus membuat pengaturan untuk penggunaan akhir pekan begitu kita juga dapat dengan mudah menggunakan parameter Waktu melalui antrian sederhana karena kita tidak dapat melakukannya dengan mudah menggunakan pohon antrian karena nanti menjadi sedikit rumit dan pada menu antrian sederhana kita dapat dengan mudah menggunakan constant Waktu kemudian kita bisa melihat di menu antrian sederhana terdapat parameter Target Upload dan ada Download Target mengupload adalah mengupload data yang digunakan oleh pelanggan Download adalah paket download yang dibuat oleh pelanggan jangan melihat dari sudut pandang router jangan salah paham terkadang kita bingung tentang target unggah dan target unduhan untuk target unggahan apakah router mengirim atau menerima Untuk target upload sebenarnya dilihat dari consumer yang menguploadnya atau klien yang mengirimkan data download berarti klien yang menerima data misalnya jika kita ingin memproteksi upload purchaser hanya 10 Mbps kemudian unduhan 20 Mbps kami membuatnya seperti ini Kita isikan constant target upload 10 Mbps dan target download 20 Mbps jadi jangan bingung tentang target upload dan target download karena constant ini berlaku dari sisi klien lalu ada lebih banyak constant Burst Kita dapat melakukan parameter Burst ini secara terpisah untuk mengunggah dan mengunduh untuk lebih jelasnya bisa dilihat di video yang membahas tentang Burst di chapter QoS-Burst cara perhitungannya sama dan kita bisa melakukannya sendiri-sendiri antara mengunggah dan juga mengunduh lalu kita lanjutkan ke tab Advanced disini kita bisa melihat parameter Packet Marks tanda paket yang dapat kita gunakan untuk menggabungkan antrian sederhana ini dengan firewall mutilate Kami akan membahas lebih item tentang tanda paket pada video diskusi pohon antrian begitu sambil mengosongkan dulu karena kita dapat menggunakan tanda paket untuk membatasi lalu lintas TCP tertentu misalnya pada TCP port 80 atau bisa juga di port TCP lie kita dapat menggunakan parameter tanda paket ini begitu kita tidak perlu menggunakan pohon antrian karena dalam antrian sederhana Anda dapat menggunakan constant tanda paket lalu ada juga constant Restraint At Prioritas yang akan kita bahas di video tentang HTB( keranjang token hierarki) begitu untuk sementara biarkan seperti ini dulu kemudian kita telah membahas parameter jenis antrian dalam video QoS – Jenis Antrian untuk Ukuran Bucket Anda dapat melihat ceritanya di video QoS – Burst lalu untuk parameter Parent kita akan membahas ini untuk constant Induk dalam video tentang QoS – HTB( keranjang sign hierarki) karena dalam video seri QoS ini pembahasannya akan saling berkaitan jadi jangan bingung jika jenis antrian video hanya membahas konsepnya saja dan tidak ada implementasi sekarang ketika kita membuat aturan baru mengetahui bagaimana itu diterapkan seperti itulah penjelasan tentang tab Advanced pada menu antrian sederhana lalu ada satu invoice Total lagi dimana kita bisa melakukan batasan total karena sistem kerjanya adalah tambahan dari batas unduh dan unggah misalnya kami berhasil 10 Mbps upload download 20 Mbps kita tidak perlu membuat total 30 Mbps karena pasti akan ada total 30 Mbps misalnya kami menginginkan batas total 20 Mbps Padahal kita sudah membuat batas upload 10 Mbps dan batas download 20 Mbps dan batas totalnya harus 30 Mbps tetapi kami ingin membuat batas total 20 Mbps misalnya karena sambungan nirkabel tidak terlalu bagus jadi jika kita memaksa batas total 30 Mbps nanti koneksi akan rusak jadi kami membuat lebih banyak batasan untuk total dengan 20 Mbps jadi metode ini merupakan penjumlahan dari batas unggahan dan batas unduhan menjadi batas total di tab total ini kita juga bisa mengatur lebih spesifik tentang prioritas lalu tentang Burst lalu Jenis Antrian perhitungan Burst dan pemilihan Jenis Antrian bisa dilihat di video yang sudah tayang di playlist QoS kita dapat melihat tingkat lalu lintas kita saat ini di tab lalu lintas unggah dan unduh lalu lintas akan terlihat bisa dilihat besaran dan kecepatannya kami juga dapat melihat analisis lalu lintas kami di tab statistik berapa banyak paket stop, paket hilang, jumlah paket dan juga trafik rata-rata kita bisa melihat lebih detail di invoice statistik untuk batasan total memiliki statistiknya sendiri karena saya tidak mengatur batasan pada invoice total maka kalkulasi disini masih semuanya 0 jika kita mengisi pengaturan pada invoice total maka laporan perhitungan total disini akan menampilkan perhitungan batasan total lalu ada satu parameter lagi yang belum saya bahas yaitu Destinasi( Dll) Tujuan di sini adalah tujuan koneksi jadi jika constant target adalah IP klien kita Tujuan di sini adalah IP/ interface/ subnet/ dari server jadi kita bisa melimit misalnya dari target IP consumer A ke server B kita bisa membatasinya sesuai kemauan kita kita dapat menyesuaikan persyaratan batas di parameter Destinasi begitu disini kita bisa melakukan pembatasan antrian sederhana yang lebih spesifik dari target dan tujuan yang bisa kita tentukan sendiri fitur-fitur ini biasanya digunakan jika jaringan yang kita kelola memiliki server lokal misalnya saya akan membuat aturan sebelum kita membuatnya menjadi satu aturan antrian sederhana jadi kami akan membuat aturan kedua kami akan mengisi IP target dan juga batas maksimal untuk mengunggah dan mengunduh kami berasumsi ada 2 subnet yang terpasang Rentang IP 192.168.30.0/ 24 dan rentang IP 192.168.40.0/ 24 batasan kita masing-masing kami akan membuatnya lebih spesifik jika dari klien dengan subnet 192.168.30.0/ 24 menuju ke 192.168.40.0/ 24 maka transaksi data tidak akan terlewatkan karena tujuannya adalah server lokal itulah perumpamaan jika kita memiliki server lokal pada IP 192.168.40.0/ 24 dan kami ingin pelanggan kami yang memiliki IP 192.168.30.0/ 24 ingin terhubung ke server yang terletak di IP 192.168.40.0/ 24 tidak akan terlewatkan oleh aturan sebelumnya Bagaimana caranya? cara kita membuat satu aturan lagi Kami akan membuat target yaitu klien dengan IP 192.168.30.0/ 24 lalu untuk Tujuan kita isikan alamat IP local server kita di 192.168.40.0/ 24 kita bisa membuat batasnya lebih besar misalnya 100 Mbps di sini kami memiliki aturan baru Aturan ini belum berjalan Mengapa? karena aturan antrian sederhana akan dibaca secara berurutan begitu aturan paling spesifik yang harus kita tempatkan di atas karena dari setiap aturan yang kita buat kita bisa menggeser posisinya seperti ini jadi kalau kita sudah mengatur urutan aturan seperti ini lalu lalu lintas dari IP target ke IP tujuan dan sebaliknya maka paket data yang lewat akan mengabaikan aturan di bawah ini karena di guideline paling atas kita isi limitnya 100 Mbps lalu trafik dari IP target ke IP tujuan akan mendapatkan pinjaman trafik dengan 100 Mbps tidak lagi 20 Mbps atau 2Mbps begitulah cara membuat aturan dalam antrian sederhana karena pemahaman tentang prioritas aturan, antrian sederhana sering diabaikan seperti pertanyaan “mengapa jaringan lokal saya juga terlibat? Saya menggunakan batasan antrian sederhana” ini terjadi karena kita telah membuat batasan itu bagaimana mengabaikan aturan atau bagaimana mencegah lalu lintas lokal kita dibatasi kita bisa membuatnya seperti contoh di atas begitu kita dapat menentukannya untuk jaringan lokal sehingga tidak dilebih-lebihkan kita juga bisa menggunakan target dan tujuan selain IP kita juga dapat menggunakan antarmuka sebagai parameter target dan tujuan kita bisa menerapkannya sebagai contoh begitu constant target dan tujuan sangat penting ketika kita membuat antrian sederhana karena parameter ini router dapat mengenali sal dan tujuan lalu lintas jika kita lupa membuat aturan yang bisa mengabaikan lalu lintas lokal tadi tentu saja lalu lintas lokal kita akan mengikuti batas karena antrian sederhana tidak dapat menentukan lalu lintas lokal mana dan kemana lalu lintas keluar hanya membaca sesuai dengan parameter target dan tujuan yang telah kita tentukan jadi kita harus membuat aturan khusus untuk lalu lintas lokal dan menempatkannya di atas dengan membuat aturannya sendiri dengan posisi teratas sehingga dieksekusi terlebih dahulu ada satu masalah lagi yaitu tentang Induk pada antrian sederhana kita juga bisa membuat aturan induk pada tab Advanced terdapat constant Parent Induk antrian disini adalah inti untuk pembuatan antrian yang lebih lebar di atas antrean yang lebih spesifik seperti antrian untuk per alamat IP dimana kalkulasi antrian pada Parent akan dihitung dengan HTB( hierarchical token container) disini saya belum menjelaskan lebih item tentang HTB sebagai daya tarik jika kita ingin membuat Parent pada antrian yang sederhana Parameter target harus sudah diisi begitu jangan menganggap pekerjaan Induk di sini sama dengan yang ada di Pohon Antrian di mana kita bisa mengosongkan Target di pengaturan Parent dan saat membuat antrian anak kita tinggal memilih Induk yang mana bukan seperti itu jika kita ingin membuat Parent pada antrian sederhana kemudian Parameter target di Parent harus diisi serta parameter Target pada antrian Anak Parameter Target di Parent bisa kita isi dengan subnet yang lebih besar dan pada parameter target antrian anak yang kita isi per alamat IP jika di constant Target Parent kita isi boundary pada constant target antrian anak yang kita isi per alamat IP antara Parent dan Child parameter untuk Target dan Tujuan harus diisi dengan benar karena Induk pada antrian sederhana tidak dapat secara otomatis menyesuaikan Target dan Tujuan sama dengan antrian anak menjadi constant Target dan Tujuan Parent antrian sederhana harus diisi dengan benar karena pada dasarnya antrian sederhana belum maksimal digunakan untuk HTB( hierarchical clue bucket) tapi masih bisa digunakan asalkan tidak lupa untuk mengisi parameter Target dan Destinasi di Induk dengan benar tidak semudah menggunakan HTB di pohon antrian begitu Demikian penjelasan cara menggunakan simple queue sangat mudah dan kuat karena antrian sederhana sangat ramah digunakan pada Router yang memiliki Multi Core jika kita memiliki router dengan prosesor multi core seperti saat kita menggunakan CCR jika kita memiliki lebih dari 32 aturan antrian sederhana itu akan secara otomatis bekerja menggunakan prosesor inti yang berbeda ini juga membuat perbedaan antara antrian sederhana dan pohon antrian simple queue akan bekerja maksimal pada router yang memiliki multi core processor jika kita menggunakan Parent pada antrian sederhana nanti perhitungannya juga akan berbeda tetapi jika aturan antrian sederhana dibuat jangan gunakan Parent kemudian Antrian sederhana ini akan bekerja sangat cepat pada Router dengan prosesor multi core karena proses pengerjaan antrian yang sederhana akan dibagi menjadi core yang berbeda yang seperti itu Menggunakan antrian sederhana pada router yang memiliki prosesor multi core akan sangat berpengaruh begitu antrian sederhana tidak lagi sederhana antrian sederhana juga bisa sangat kuat di RouterOS v6 dan yang lebih baru jadi jangan takut menggunakan antrian sederhana apalagi jika hanya untuk membatasi berdasarkan alamat IP bisa menggunakan Simple Queue karena metode ini adalah salah satu yang sallowing mudah ada juga metode Jenis Antrian PCQ yang otomatis dapat mendistribusikan bandwidth secara merata Demikian penjelasan penggunaan Simple Queue dan video ini bukanlah video terakhir dari serial video QoS karena kami masih memiliki beberapa video lagi dalam seri video QoS silahkan berikan komentarmu di kolom komentar dibawah jangan lupa juga untuk membagikan video ini dan juga Berlangganan Saluran ini dan klik bel agar Anda mendapatkan notifikasi saat kami mengupload video terbaru sampai jumpa lagi

READ  5 Tips Meraih Sukses Ala Bob Sadino

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *