UMKM bisa dapat suntikan dana dari P2P Lending

Bisnis sedang membutuhkan suntikan dana untuk bangkit atau expansi di masa pandemi? Tapi males pinjam di Bank karena bunganya besar dan prosesnya ribet. Mungkin kamu belum kenal tentang Peer-to-peer lending yang lagi hits saat ini dan yang pasti menguntungkan untuk UMKM P2P lending sebuah platform yang memungkinkan pengusaha mendapat pinjaman dari investor langsung Peran P2P lending adalah sebagai perantara seperti market place yang mempertemukan borrower dan investor.

Platform P2P menentukan suku bunga dan perjanjian transaksi peminjaman Biasanya terdapat berbagai macam suku bunga tergantung pada kelayakan kredit kelebihan P2P lending antara lain suku bunga yang rendah dibandingkan bank proses pengajuan sederhana, jauh lebih cepat dan mudah dokumen yang dibutuhkan untuk pengajuannya mudah dan tidak ribet tidak membutuhkan jaminan berupa asset atau apapun dan kamu bisa mengajukan pinjaman modal hinggal 2M pencairan dana lebih cepat bisa mengajukan kapanpun dan dimanapun investor dan P2P lending akan ikut mengawasi berkembangnya usaha kamu dan memberikan strategi untuk memajukan bisnis

Kekurangan P2P lending yaitu Suku bunga bisa melonjak tinggi jika kelayakan kredit buruk Jika telat membayar, jumlah yang dibayar dengan denda akan melejit tinggi dan tak jarang investor yang tertarik untuk mengambil saham usaha kamu dalam jumlah yang besar dimana UMKM biasanya tidak ingin sahamnya dikuasai oleh investor lain jika kamu individu bukan perusahaan, dokumennya hanya memerlukan KTP, NPWP, Kartu keluarga, mutasi rekening, Laporan keuangan periode tertentu sedangkan jika kamu mengajukan pinjaman untuk badan usaha kamu perlu KTP dan NPWP Direktur, Akte pendirian usaha, Akte perubahan terakhir, SIUP & TDP, NPWP perusahaan, Rekening koran perusahaan, Laporan keuangan perusahaan

Syarat untuk mengajukan pinjaman dengan P2P lending Pastikan kamu sudah cukup umur ya, biasanya harus di atas 21 tahun pastikan kamu memiliki rekening bank di Indonesia dan memiliki usaha sumber pendapatan yang dapat diandalkan dan pastikan kamu tidak memiliki kredit/hutang yang saat ini macet cara mengajukan pinjaman P2P lending Cukup dengan ajukan secara online melengkapi formulir dan mengunggah dokumen yang dibutuhkan Jika permohonan disetujui, pinjaman kamu akan terbit dalam platform P2P yang akan didanai oleh para investor dan nantinya dana kamu akan cair kurang lebih dalam 5-10 hari kerja Jika permohonan kamu ditolak, kamu masih ada kesempatan untuk mengajukan lagi kok dengan memperbaiki hal-hal yang menjadi faktor penolakan Pastikan kamu memenuhi dokumen dan persyaratannya yaa..

Untuk kriteria P2P Lending yang baik dan aman yaitu harus berbentuk badan hukum (PT/yayasan) memiliki identitas perusahaan yang jelas Diawasi oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) dan P2P dengan suku bunga ringan dan transparan P2P lending juga banyak yang illegal loh, kaya gini kriterianya biasanya identitas perusahaan tidak jelas dan disamarkan Proses transaksi terlalu mudah dan bunga terlalu tinggi adanya intimidasi dalam proses penagihannya. P2P ilegal akan bisa mengakses informasi kontak dari pengguna, dan menyalin semua data. hal ini tidak dibolehkan oleh OJK berikut 3 platform P2P terbaik versi MRB Koinwork Platform P2P lending merek PT Lunaria Annua Teknologi ini resmi dan terdaftar di OJK sejak 2017 saat ini sudah memiliki lebih dari 570k user dengan pinjaman tersalurkan lebih dari 3,4T dengan suku bunga yang rendah mulai dari 0.75%, dan banyak fitur menarik lainnya untuk borrower maupun investor. Amartha Platform P2P dibawah naungan PT Amartha Mikro Fintek berdiri sejak 2010 dan telah menyalurkan lebih dari 3T untuk 600k+ user Dan pastinya sudah diawasi oleh OJK Dan yang terakhir ada investree Sudah berdiri lebih 5 tahun di bawah PT Investree Radhika Jaya sudah menyalurkan modal lebih dari 5T, dengan suku bunga mulai dari 0.9% perbulan. dan juga diawasi oleh OJK.

Itu dia penjelasan mengenai pinjaman modal dengan P2P lending Untuk UMKM yang Sedang Membutuhkan Modal dan tidak mendapat BAntuan Sosial untuk UMKM.

Namun sebelum kamu mengajukan pinjaman untuk mengembangkan bisnis kamu untuk memilih platform yang tepat yang harus diawasi oleh OJK, agar tidak terjadi masalah dikemudian hari ya..